| |

6 Years Of Friendship Milestones

DSC 0031

Time Flies So Fast, memang benar kalimat tersebut, tidak terasa, sudah 6 tahun kami bersekolah di SD Kristen Petra 11. Suasana hati yang bercampur aduk dan tidak menentu, antara bahagia, sedih, dan terharu. Betapa tidak, rasa kebersamaan yang selama 6 tahun sudah kami bangun, akan berakhir di hari ini, Jumat, 14 Juni 2019.

DSC 0039

Senang dan bangga rasanya, karena kami semua sudah berhasil untuk menyelesaikan pendidikan di tahap dasar, namun, sedih juga karena ini merupakan hari terakhir kami untuk bertemu dengan guru-guru dan teman-teman di SD Kristen Petra 11. Pada pelepasan tahun ini, kami memilih tema 6 Years Of Friendship Milestones, yang mengingatkan kami tentang perjalanan kami selama 6 tahun bersekolah di Petra 11 ini. Masih teringat jelas dibenak kami ketika kami, pertama kali masuk di Sekolah ini dan duduk di kelas I, kami memperkenalkan diri dengan malu-malu, mulai berkenalan satu sama lain, terlebih, banyak dari kami yang menjalin persahabatan dengan begitu hangat. Kemudian, kami semua, tahun per tahun naik kelas, dan dititik terakhir dimana kami berada di kelas VI, kami mulai mempersiapkan diri mengikuti berbagai ujian untuk memasuki ke jenjang berikutnya. Acara pelepasan ini pun, menjadi bukti nyata, bahwa kami semua dapat melalui semuanya dengan baik, walaupun dalam prosesnya, kami harus berjuang mati-matian untuk mendapatkan hasil yang baik, tetapi, di moment ini pula kami menjadi sadar, bahwa setiap usaha yang kita lakukan tidak akan mengkhianati hasil, dan hari ini terbukti bagi kami.

DSC 0150

Peringatan Hari Kartini dan HUT PPPK Petra

Apa yang paling identik dengan sebuah peringatan? Yaa, pastinya sebuah peringatan akan ditandai dengan sebuah perayaan. Seperti yang kami lakukan pada hari Jumat, tanggal 26 April 2019. SD Kristen Petra 11 yang merayakan Hari Kartini dan HUT ke-68 PPPK Petra, kami merayakan di hari yang sama, karena hari Kartini berbeda satu hari dengan HUT PPPK Petra.

Tanggal 22 April merupakan hari jadi PPPK Petra. Sebagai anggota keluarga besar PPPK Petra, kita wajib bersyukur karena Tuhan masih menyertai PPPK Petra, sehingga saat ini PPPK Petra dapat berulang tahun ke-68 tahun. Selain memeringati HUT PPPK Petra, pada bulan April, kita juga bersyukur atas jasa pahlwan Indonesia yang telah berjuang membawa perubahan bagi para kaum perempuan yaitu R. A. Kartini. Atas jasa R. A Kartini, bangsa Indonesia, terkhusus bagi kaum wanita dapat merasakan kedudukan yang sama dengan kaum pria, tidak ada diskriminasi antara wanita dengan pria. Selain itu, wanita juga bisa merasakan dunia pendidikan. Begitu besarnya jasa beliau sehingga sudah sepantasnya, kita sebagai generasi penerus bangsa tidak melupakannya, salah satunya dengan cara memeringati hari kelahirannya yang jatuh pada tanggal 21 April, yang oleh pemerintah ditetapkan sebagai Hari Kartini.

Untuk merayakan kedua hari yang bersejarah tersebut, guru-guru berserta murid memakai baju daerah. Sekolah kami juga mengadakan berbagai lomba, di antaranya lomba membaca puisi “Kartini”, lomba fashion show, dan lomba kostum terbaik. Sebelum kami memulai berbagai perlombaan, kami mengadakan karnaval terlebih dahulu dengan mengelilingi kompleks sekolah. Kami sangat menikmati hari ini, karena dapat memakai baju adat dan merayakan hari yang bersejarah. Setelah kami melakukan karnaval, kemudian kami melanjutkan dengan lomba fashion show dan lomba membaca puisi “Kartini”. Setelah kami mengikuti lomba tersebut, saatnya untuk mengumumkan pemenangnya, uuuhhh, kami sangat kuatir, deg-degan, sekaligus penasaran untuk mengetahui siapa yang menjadi juaranya. Dan ternyata….. pemenang untuk lomba Fashion Show… adalah Sharon Sundjaja Budiyanto (III) yang berhasil mendapatkan Juara I, Evan Lionel Haspito (II) sebagai Juara II, dan Evelyn Jill Setiawan (I B) sebagai Juara III.

Untuk lomba membaca puisi “Kartini”, pemenangnya adalah… Angelin Glory Victoria Selan (V) yang berhasil mendapatkan Juara I,  Samuel Clement Wijaya (V) sebagai Juara II, dan Michael Brilliant Jaferson (IV) sebagai Juara III.

Dan, terakhir adalah pemenang lomba Kostum Terbaik, yang jatuh kepada Ella Veronica Alicia (I A) dan Graciana Clarisa Josephine Kumaat (IV)

            Yeayyy, selamat untuk para pemenang ya!

            Semoga melalui perayaan ini, kita semua semakin bangga terhadap bangsa Indonesia dan khususnya sekolah kita tercinta, yang berada dalam naungan PPPK Petra. Selamat Ulang tahun Petra! Petra Hidup dan Jaya! Tuhan Yesus Memberkati.

Now You See Me

Kolintang.jpgPadus.jpgDrama.jpgpengisi-acara.jpgPersiapan-firman.jpg
 

Sering kita membaca surat kabar yang menceritakan tentang pengorbanan seseorang untuk orang-orang yang dikasihinya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti seorang Bapak yang rela berjualan di tengah panas terik matahari ataupun dinginnya angin karena hujan, dan masih banyak lagi cerita-cerita yang membuat hari kita tersentuh. Dari berbagai pengorbanan yang dilakukan, tidak ada satu pun yang berkorban untuk orang banyak demi menanggung setiap dosa yang telah dilakukan oleh orang lain, seperti yang sudah Yesus lakukan.

Pada hari Senin, tanggal 29 April 2019, kami siswa SD Kristen Petra 11, merayakan Paskah, yaitu kebangkitan Yesus setelah mati disalibkan untuk menebus setiap dosa yang telah manusia lakukan. Ini merupakan bukti kasih yang nyata, karena pengorbanan yang dilakukan oleh Yesus, yang tidak pernah sekalipun melakukan dosa, demi menyelamatkan banyak orang, bahkan Ia rela mati dengan cara disalibkan.

Kebaktian Paskah kali ini dipimpin oleh Pdt. Andreas Catur Wismantono, S.Th, dengan tema “Now You See Me”, yang diambil dari Matius 28:1-10. Melalui Pdt. Catur, kami menjadi semakin mengerti bahwa makna kebangkitan kristus yang begitu luar biasa dalam kehidupan kita, karena melalui pengorbanan tersebut kita akan mendapatkan kehidupan yang kekal. Kebangkitan Kristus adalah salah satu penentu tentang jaminan karya penebusan Allah yang sempurna melalui anak-Nya, yaitu Yesus.

Sudah menjadi bagian kita, bahwa kita harus mengundang Kristus ke dalam kehidupan kita supaya mendapatkan hidup yang kekal. Selamat Paskah, Tuhan Yesus Memberkati.

Menginkat_tali_sepatu.jpgMelipat_kaos_kaki_2.jpgMelipat_kaos_kaki.jpgmengikat_tali_sepatu.jpgMelipat_baju_2.jpgmengikat_tali_sepatu_2.jpgmelipat_baju.jpg

“Tepuk Pramuuukaaaa!!!” Jika kalian mendengar seruan itu, pasti otomatis kalian akan menggerakkan tangan kalian untuk melakukan tepuk pramuka, bukan? Yaa… karena tepuk pramuka adalah salah satu hal dasar yang pertama diajarkan oleh kakak-kakak pembina ketika kita memulai belajar tentang pramuka. Sama seperti yang kami —siswa-siswi SD Kristen Petra 11— lakukan saat mengikuti kegiatan pramuka yang dilaksanakan pada setiap hari Kamis. Kami sangat menikmati kegiatan pramuka, karena kegiatannya tidak pernah membosankan, pasti ada sesuatu hal baru yang dipelajari. Dalam kegiatan kali ini, kami belajar tentang life skill sebagai seorang pelajar. Apa saja itu? Yuk, kita simak baik-baik….

Sebagai seorang pelajar, pasti setiap hari kita akan berurusan dengan sepatu dan seragam sekolah. Nah, saat ini… Bu Yati sebagai pembina pramuka akan mengajari kami tentang bagaimana melipat kaus kaki, mengikat tali sepatu, serta melipat baju dengan baik dan benar. Menarik bukan?

Pertama, kami belajar tentang bagaimana melipat kaus kaki dengan benar. Mengapa kami perlu belajar keterampilan ini? Karena… kami sering kehilangan satu sisi dari kaus kaki kami yang hilang entah ke mana. Hehehe…! Oke, bagaimana caranya? Susun sepasang kaus kaki dengan arah yang sama, kemudian gulung dari bagian ujung jari hingga bagian karet kaus kaki dengan rapi. Setelah itu, selipkan ujung kaus kaki tersebut dengan ujung yang lainnya. Mudah, kan? Setelah melewati proses yang panjang, kami pun berhasil menggulung kaus kaki dengan benar.

Selanjutnya, kami belajar untuk mengikat tali sepatu kami. Hal ini sangat bermanfaat bagi kami, karena ikatan tali sepatu kami sering terlepas, dan kami merasa kesulitan karena belum mahir dalam mengikat tali sepatu. Nah, caranya… pegang kedua ujung tali, kemudian buat simpul sederhana dengan tali tersebut. Setelah itu, lipat menjadi dua bagian seperti pita, lalu buat simpul sederhana kembali dan ikat dengan kuat. Saat mengikat tali sepatu ini, ada sebagian dari teman kami yang kesulitan, tetapi karena mereka mau belajar dan berusaha, akhirnya mereka berhasil. Yeay..! Selamat, ya… untuk kalian yang sudah berhasil!

Terakhir, kami belajar tentang bagaimana melipat kemeja dengan baik dan benar. Pertama, kami harus mengancingkan semua kancingnya terlebih dahulu. Setelah itu, letakkan kemeja menghadap ke bawah, ambil bagian kanan kemeja dan lipat ke arah tengah. Lakukan juga untuk bagian yang kiri. Selanjutnya, ambil ujung kemeja dan lipat bagian bawah kemeja ke arah atas, persis di bawah garis kerah kemeja, dan rapikan. Wow… proses yang lumayan panjang dan perlu kesabaran, tetapi kami berhasil menyelesaikannya.

Kami sangat senang dan antusias karena bisa belajar sesuatu yang baru. Dan yang pasti, apa yang kami pelajari ini bisa bermanfaat bagi kami dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana dengan kalian? Sudah berhasil mencobanya? Jangan pernah berhenti untuk belajar, ya! Tuhan memberkati.

Indahnya Kebersamaan

Kata kebersamaan rasanya terdengar begitu familier di telinga kita, khususnya bagi yang terbiasa tergabung dalam suatu kelompok, entah itu kelompok kelas, teman bermain, sekolah minggu, ataupun yang lain. Berbicara mengenai kebersamaan, kira-kira apa yang ada di pikiran kalian tentang satu kata yang sering kita dengar ini? Yup, kebersamaan adalah suatu ikatan yang terbentuk karena ada rasa kekeluargaan. Jadi, bisa dikatakan bahwa kebersamaan ini lebih dari sekadar bentuk bekerja sama saja. Seperti yang kami rasakan sebagai siswa-siswi kelas VI SD Kristen Petra 11, yang menikmati setiap kebersamaan yang ada. Kami sadar bahwa tahun ini adalah tahun terakhir kami di sekolah ini, dan belum tentu kami akan bertemu lagi setelah ini. Jadi… pada saat-saat ini kami akan menikmati waktu dengan antusias dan sukacita.

boost the values reap the success