| |

Indahnya Berbagi Kasih

Persiapan_belanja.jpegPersiapan_belanja_2.jpegIMG20190201124126.jpgIMG20190201124659.jpgIMG-20190225-WA0016.jpgPersiapan_2.jpegIMG20190201125225.jpgIMG20190201125146.jpg

Pernahkan kalian memberikan sesuatu yang paling berharga kepada orang lain?

Ketika kita mau memberikan barang yang paling berharga kepada orang lain, pasti kita akan berpikir berulang kali, karena kita tidak mau barang yang paling kita sayang jatuh ke tangan orang lain. Tetapi, bagaimana jika kita dengan sengaja menyisihkan uang saku yang kita miliki, lalu kita memberikannya ke orang lain? Apakah kalian pernah mempunyai pemikiran seperti itu?

Nah, kali ini, dalam kegiatan Persekutuan Doa (PD) yang kita lakukan setiap 2 minggu sekali, tepatnya pada tanggal 18 Januari 2019, mengharapkan kita, siswa-siswi SD Kristen Petra 11, untuk menyisihkan uang saku ke celengan yang sudah kami buat. Celengan tersebut akan dibuka setelah 2 minggu ke depan dan hasilnya akan diberikan kepada orang-orang yang memang benar-benar membutuhkan. Kegiatan ini dinamakan “Proyek Kasih”.

Kami sangat antusias untuk mengumpulkan uang saku, karena kami semua percaya bahwa kami harus saling mengasihi sesama tanpa memandang dari mana mereka berasal, suku, atau agama apa yang mereka percayai. Setiap orang pasti berhak untuk mengasihi ataupun dikasihi. Kalau tidak sekarang, lalu kapan lagi untuk memulai mengasihi?

Di awal proses menyisihkan uang saku yang telah diberikan orang tua, pasti tidak mudah untuk kami lakukan, karena rasa ego dan pemikiran negatif yang selalu datang, kami takut jika kami menyisihkan uang saku, ketika kami haus atau lapar sudah tidak memiliki uang lagi untuk beli minuman ataupun makanan di kantin sekolah. Tetapi, karena komitmen kami untuk dapat memberikan yang terbaik untuk orang lain, kami pun semakin hari semakin berani untuk memberikan sebagain besar uang saku kami.

Yeay, setelah 2 minggu kami mengumpulkan uang saku, akhirnya kami bersama-sama membukanya dan menghitung berapa jumlah uang yang sudah terkumpul. Puji Tuhan, kami dapat mengumpulkan uang dan dapat kami belikan sembako untuk orang yang membutuhkan di sekitar sekolah kami. Bukan hanya mengumpulkan uang saku saja, setelah terkumpul kami pun diberikan kesempatan untuk belanja sembako menggunakan uang tersebut. Akhirnya, kami membelanjakan uang yang sudah terkumpul dan saatnya kami membuat parcel agar terlihat lebih menarik ketika kami berikan kepada orang-orang di sekitar sekolah kami.

Tepat tanggal 1 Februari 2019, saatnya kami memberikan bingkisan yang sudah kami siapkan kepada Bapak/Ibu sesama di sekitar sekolah. Kami memberikan bingkisan satu per satu dengan hati yang penuh sukacita, dan hal yang paling membuat hati kami bahagia adalah ketika orang-orang yang sudah kami bantu menunjukkan wajah yang penuh syukur juga. Setelah kami melakukan “Proyek Kasih” ini, kami baru menyadari bahwa setiap kasih itu tidak memandang seberapa kecil atau besar barang yang dapat kita berikan, tetapi tentang bagaimana kita dapat memberikan yang terbaik yang dapat kita lakukan. Firman Tuhan mengatakan,  “Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita” (Amsal 14:21)

 

boost the values reap the success