| |

Menginkat_tali_sepatu.jpgMelipat_kaos_kaki_2.jpgMelipat_kaos_kaki.jpgmengikat_tali_sepatu.jpgMelipat_baju_2.jpgmengikat_tali_sepatu_2.jpgmelipat_baju.jpg

“Tepuk Pramuuukaaaa!!!” Jika kalian mendengar seruan itu, pasti otomatis kalian akan menggerakkan tangan kalian untuk melakukan tepuk pramuka, bukan? Yaa… karena tepuk pramuka adalah salah satu hal dasar yang pertama diajarkan oleh kakak-kakak pembina ketika kita memulai belajar tentang pramuka. Sama seperti yang kami —siswa-siswi SD Kristen Petra 11— lakukan saat mengikuti kegiatan pramuka yang dilaksanakan pada setiap hari Kamis. Kami sangat menikmati kegiatan pramuka, karena kegiatannya tidak pernah membosankan, pasti ada sesuatu hal baru yang dipelajari. Dalam kegiatan kali ini, kami belajar tentang life skill sebagai seorang pelajar. Apa saja itu? Yuk, kita simak baik-baik….

Sebagai seorang pelajar, pasti setiap hari kita akan berurusan dengan sepatu dan seragam sekolah. Nah, saat ini… Bu Yati sebagai pembina pramuka akan mengajari kami tentang bagaimana melipat kaus kaki, mengikat tali sepatu, serta melipat baju dengan baik dan benar. Menarik bukan?

Pertama, kami belajar tentang bagaimana melipat kaus kaki dengan benar. Mengapa kami perlu belajar keterampilan ini? Karena… kami sering kehilangan satu sisi dari kaus kaki kami yang hilang entah ke mana. Hehehe…! Oke, bagaimana caranya? Susun sepasang kaus kaki dengan arah yang sama, kemudian gulung dari bagian ujung jari hingga bagian karet kaus kaki dengan rapi. Setelah itu, selipkan ujung kaus kaki tersebut dengan ujung yang lainnya. Mudah, kan? Setelah melewati proses yang panjang, kami pun berhasil menggulung kaus kaki dengan benar.

Selanjutnya, kami belajar untuk mengikat tali sepatu kami. Hal ini sangat bermanfaat bagi kami, karena ikatan tali sepatu kami sering terlepas, dan kami merasa kesulitan karena belum mahir dalam mengikat tali sepatu. Nah, caranya… pegang kedua ujung tali, kemudian buat simpul sederhana dengan tali tersebut. Setelah itu, lipat menjadi dua bagian seperti pita, lalu buat simpul sederhana kembali dan ikat dengan kuat. Saat mengikat tali sepatu ini, ada sebagian dari teman kami yang kesulitan, tetapi karena mereka mau belajar dan berusaha, akhirnya mereka berhasil. Yeay..! Selamat, ya… untuk kalian yang sudah berhasil!

Terakhir, kami belajar tentang bagaimana melipat kemeja dengan baik dan benar. Pertama, kami harus mengancingkan semua kancingnya terlebih dahulu. Setelah itu, letakkan kemeja menghadap ke bawah, ambil bagian kanan kemeja dan lipat ke arah tengah. Lakukan juga untuk bagian yang kiri. Selanjutnya, ambil ujung kemeja dan lipat bagian bawah kemeja ke arah atas, persis di bawah garis kerah kemeja, dan rapikan. Wow… proses yang lumayan panjang dan perlu kesabaran, tetapi kami berhasil menyelesaikannya.

Kami sangat senang dan antusias karena bisa belajar sesuatu yang baru. Dan yang pasti, apa yang kami pelajari ini bisa bermanfaat bagi kami dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana dengan kalian? Sudah berhasil mencobanya? Jangan pernah berhenti untuk belajar, ya! Tuhan memberkati.

Indahnya Kebersamaan

Kata kebersamaan rasanya terdengar begitu familier di telinga kita, khususnya bagi yang terbiasa tergabung dalam suatu kelompok, entah itu kelompok kelas, teman bermain, sekolah minggu, ataupun yang lain. Berbicara mengenai kebersamaan, kira-kira apa yang ada di pikiran kalian tentang satu kata yang sering kita dengar ini? Yup, kebersamaan adalah suatu ikatan yang terbentuk karena ada rasa kekeluargaan. Jadi, bisa dikatakan bahwa kebersamaan ini lebih dari sekadar bentuk bekerja sama saja. Seperti yang kami rasakan sebagai siswa-siswi kelas VI SD Kristen Petra 11, yang menikmati setiap kebersamaan yang ada. Kami sadar bahwa tahun ini adalah tahun terakhir kami di sekolah ini, dan belum tentu kami akan bertemu lagi setelah ini. Jadi… pada saat-saat ini kami akan menikmati waktu dengan antusias dan sukacita.

You Are My All in All

Jesus, Lamb of God
Worthy is Your name
Jesus, Lamb of God
Worthy is Your name

Paduan_Suara.jpegpadus.jpegIMG20190217075130.jpgIMG20190217074845.jpgIMG20190217074830.jpg

Lagu di atas menjadi pilihan lagu kami, siswa-siswi SD Kristen Petra 11, tepatnya tanggal 17 Februari 2019 untuk melaksanakan pelayanan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Wiyung Royal Residence.

Pelayanan ini merupakan pelayanan pertama kami selama sekolah di SD Kristen Petra 11, kami merasa bersyukur dan antusias karena dipercaya oleh Bapak dan Ibu guru untuk melakukan pelayanan dalam bentuk paduan suara serta dapat mengenalkan sekolah kami ke jemaat gereja tersebut. Sebelum hari “H”, kami sudah mempersiapkan pelayanan ini sebaik mungkin, dan kami berlatih secara sungguh-sungguh, supaya nanti, waktu kami menyanyi dapat diterima dengan baik dan menjadi berkat bagi jemaat yang mendengarkan.

Indahnya Berbagi Kasih

Persiapan_belanja.jpegPersiapan_belanja_2.jpegIMG20190201124126.jpgIMG20190201124659.jpgIMG-20190225-WA0016.jpgPersiapan_2.jpegIMG20190201125225.jpgIMG20190201125146.jpg

Pernahkan kalian memberikan sesuatu yang paling berharga kepada orang lain?

Ketika kita mau memberikan barang yang paling berharga kepada orang lain, pasti kita akan berpikir berulang kali, karena kita tidak mau barang yang paling kita sayang jatuh ke tangan orang lain. Tetapi, bagaimana jika kita dengan sengaja menyisihkan uang saku yang kita miliki, lalu kita memberikannya ke orang lain? Apakah kalian pernah mempunyai pemikiran seperti itu?

Praise The Lord And Glorify His Name

 christmas 01

Bagaimana cara kalian memaknai hari Natal? Pasti akan banyak cara untuk menyalurkan setiap sukacita di hari yang istimewa ini. Begitu juga dengan kami, siswa-siswi SD Kristen Petra 11. Kami menyalurkan sukacita ini dengan mengadakan perayaan Natal, pada hari Jumat, 14 Desember 2018. Tema Natal pada tahun ini adalah “Praise The Lord and Glorify His Name”

christmas 02

Perayaan Natal ini, dibuka dengan  pertunjukan Drama Maria dan Yusuf yang akan melahirkan Sang Juruselamat dan para gembala yang penuh sukacita menyambut kelahiran sang bayi. “Apakah dari kita pernah merasakan sukacita?” pertanyaan yang diberikan oleh Pendeta Penthi Kurnia Sari untuk mengawali renungan Natal, kemudian ada beberapa anak yang ditunjuk oleh Ibu Penthi untuk menjawab pertanyaan ini, ada yang menjawab karena dibelikan HP oleh Ibunya, ada pula yang menjawab karena sudah diberikan orang tua yang menyayangi siswa tersebut.

christmas 03

boost the values reap the success