| |

Lomba Cipta dan Baca Puisi

WhatsApp_Image_2021-02-16_at_18.26.13_1.jpegWhatsApp_Image_2021-02-17_at_12.09.10.jpegWhatsApp_Image_2021-02-17_at_12.09.21.jpegWhatsApp_Image_2021-02-16_at_18.26.54.jpegWhatsApp_Image_2021-02-16_at_18.41.12.jpegWhatsApp_Image_2021-02-16_at_18.26.54_1.jpegWhatsApp_Image_2021-02-16_at_18.26.13.jpegWhatsApp_Image_2021-02-16_at_18.37.25.jpeg

Horeeeeeeee…… Happy Anniversary PPPK Petra 70 tahun. Waaaahhh senang rasanya aku bisa ikut memeriahkan ulang tahun Petra. Banyak lomba yang bisa kita ikuti loh, salah satunya lomba “Cipta & Baca Puisi”. Saat itu guru kelas menghubungi ku dan meminta aku agar mengikuti lomba tersebut. Tidak semua terpilih, namun dari sekolah akan diambil yang terbaik untuk perayaan HUT petra. Aku bersama 1 orang temanku banyak diberi pelatihan oleh guru-guru SD Petra 11. Berbagai macam bentuk puisi diberikan pada kami untuk berlatih, agar bisa tampil maksimal pada tanggal 8 Februari 2021. “Nada, intonasi, gerakan, dan ekspresi sangat berpengaruh saat membaca puisi”, begitu kata bu guru. Banyak kesalahan yang aku buat saat berlatih. Berulang kali aku diminta untuk mengulang sampai aku benar-benar memahami isi dari puisi tersebut. Ini bukan hal yang mudah bagiku. Namun motivasi dari guru-guru membuatku tidak patah semangat. Hari demi hari terus aku lalui bersama temanku untuk berlatih. Setiap pembelajaran kelas usai, kami langsung berlatih bersama ibu guru. Saat berlatih ini aku merasakan semuah perjuangan yang harus aku tempuh. Semangat saja tidaklah cukup, namun usaha dan pengorbanan sangat diperlukan untuk dapat meraih juara.

Akhirnya saat lombapun tiba. Aku mendapat giliran dengan nomer peserta 29 dan temanku nomer peserta  4. Waaahhhh dag dig dug rasanya saat menunggu. Keringat dingin menjalar di sekujur badanku, dan hatiku terasa tidak tenang. Antara takut berbuat salah dan keinginan untuk menang berkecamuk dalam hatiku. Guru dan orang tua ku mengingatkan agar aku berdoa dan tidak grogi. Namun hal ini bukan hal mudah bagiku. Peserta yang begitu banyak dari berbagai sekolah Petra bukanlah tandingan yang mudah. Tampilan mereka sangat mengesankan. Satu demi satu peserta mulai beraksi membaca puisi. Naaah sekarang tiba giliranku. Aku berdoa dan menenangkan diri sejenak. Aku kemudian mulai membaca puisi yang sudah kami persiapkan. Perjuangan ini aku lakukan dengan sungguh-sungguh dan berusaha yang terbaik. Legaaaa rasanya setelah aku berhasil tampil.

Saat pengumuman pemenang tiba, “Peserta nomer 29: Orion Jordan Christian” begitulah namaku disebut, waaaahhhhh hooreeee…. Aku melonjak kegirangan. Ucapan selamat banyak mengalir untuk ku. Ternyata SD Petra 11 meraih 2 juara sekaligus. Aku meraih Juara Harapan 1 dan temanku Sharon Sundjaja  Budiyanto meraih Juara Harapan 2. Yeeeaaahhh…. Yeeesss… begitu teman-temanku bersorak member selamat padaku secara virtual. Walau belum meraih juara 1, 2 atau 3, namun ini sudah menjadi pengalaman yang terbaik dalam hidupku. Sebuah usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti membawa hasil. Aku bersyukur pada Tuhan dan kucium ke dua orang tuaku atas support yang diberikan. Terimakasih semuanya, terimakasih guruku tersayang. I Love You Petra 11. I Love You PPPK Petra.

boost the values reap the success